Posted by : Catur Pamungkaz Rabu, 21 Maret 2012

Jakarta (ANTARA News) - Setiap tanggal 22 Maret dunia memperingati pentingnya air dalam kehidupan mahluk hidup. Peringatan Hari Air se-Dunia (HAD) tahun 2012 ditujukan untuk mengarahkan perhatian dunia internasional dalam hubungan antara air dan ketahanan pangan.
          
"Ketahanan pangan tetap terjaga ketika semua orang, dalam setiap waktu, memiliki akses fisik, sosial dan ekonomi terhadap kecukupan, keamanan, dan kandungan gizi pada makanan guna memenuhi kebutuhan makan dan pilihan makanan bagi kehidupan yang aktif dan sehat," demikian pesan yang disampaikan oleh UN Water -- Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait dengan air-- dalam laporannya seperti dipantau ANTARA News, Rabu.

Ketahanan pangan telah diangkat menjadi agenda politik internasional setelah harga berada pada titik puncak tahun 2008 dan terjadinya krisis finansial tahun 2009. 
Sejak saat itu, peningkatan harga komoditas berlanjut dengan bergejolak dan menyebabkan ketidakstabilan ketahanan pangan di beberapa negara.
Permasalahan mengenai pertambahan penduduk di masa mendatang, urbanisasi, perubahan pola makan, dan peningkatan tekanan terhadap penggunaan air dan tanah. Keadaan diperparah dengan rencana menggunakan sumber-sumber pangan untuk produksi energi terbarukan seperti biofuel.
Selain itu kenaikan harga energi,  bersama-sama dengan faktor di atas, telah secara kondusif menyebabkan peningkatan akan kelangkaan air yang kemudian akan menyebabkan lemahnya ketahanan pangan.
Pada saat yang bersamaan, perubahan iklim global juga diperkirakan akan berpengaruh besar kepada populasi yang memiliki ketahanan pangan -- terutama bagi negara-negara yang rentan efek perubahan iklim.
Ketika jutaan orang di dunia telah hidup dalam kelaparan kronis dan memiliki sumber air yang kurang kita tidak dapat berpura-pura masalahnya terjadi di tempat lain.
Statistik menunjukkan bahwa setiap orang minum sekitar 2 sampai 4 liter air setiap hari. Selain kebutuhan utama berupa air minum, air juga banyak diperlukan untuk manusia menghasilkan bahan makanan.
UN Water menyebutkan, dalam proses mendapatkan setiap 1 kilo daging, dibutuhkan 15.000 liter air. Dan dari setiap kilo gandum membutuhkan air sedikitnya 1.500 liter.
“Hari Air Dunia, mari mengingat air sebagai sumber kehidupan manusia”
“Apa yang kita lakukan sekarang, akan berdampak bagi 20 tahun ke depan” ( Al Gore : Environmental )”
 

|Twitter : @hmpsgeoump |
| FB Fan Page : HMPS Geografi UMP |
| Kampus 1 Kompleks Gedung FKIP Utara Perpustakaan |


INFO TERKINI

EVEN TAHUNAN "GEOGRAFI MEMBUMI 2014" DILAKSANAKAN PADA MINGGU 18 MEI 2014. DIHARAPKAN UNTUK PENDAFTARAN ON THE SPOT DATANG KE GEDUNG AK. ANSHORI PUKUL 07.00 WIB MAKSIMAL 30 MENIT SEBELUM ACARA DIMULAI !!

Popular Post

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © HMPS Pendidikan Geografi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -